Dunia, Washington—Putra sulung Presiden Amerika Serikat FBI Selidiki Persekongkolan Rusia dan Trump dalam Pilpres Amerika
Sebelumnya, baik Trump maupun orang-orang di sekitarnya membantah pernah bertemu dengan pihak Rusia untuk mencari informasi yang dapat menghancurkan kredibilitas Hillary Clinton dalam pilpres akhir tahun lalu.
Namun setelah pertemuan rahasia itu berhasil diungkap New York Times, Terungkap, Trump Minta FBI Hentikan Penyelidikan atas Rusia
Pertemuan yang dipermasalahkan ini terjadi pada 9 Juni 2016, di Trump Tower, New York City. Turut hadir dalam pertemuan antara lain Paul J. Manafort ketua tim kampanye Trump serta menantu kesayangan Donald Trump yang kini menjadi penasihat di Gedung Putih, Jared Kushner.
Dalam sebuah pernyataan pada 11 Juli 2017, Direktur Sementara FBI: Penyelidikan Trump-Rusia Tetap Berlanjut
Email tersebut memberikan bukti nyata bahwa tim kampanye Trump dan anggota keluarganya bersedia mempertimbangkan menerima dukungan dari pemerintah Rusia selama kampanye Pilpres 2016.
Penyelidik federal juga telah menyelidiki hubungan antara tim kampanye Trump dan Rusia selama berbulan-bulan. Ini sebagai bagian dari penyelidikan adanya campur tangan Rusia dalam kampanye Pilpres 2016.
Komunitas intelijen AS menyimpulkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengarahkan kampanye untuk membantu Donald Trump selama kampanye Pilpres AS 2016. Meski demikian, tidak jelas apakah email yang diterima Trump Jr adalah bagian dari upaya itu.
CNN | THE NEW YORK TIMES | SITA PLANASARI AQUADINI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar